Masalah Ibarat Menakar Garam

Because problem are the things that make us be more mature….

No offense if everyone has their own problems. Mulai dari masalah-masalah kecil sampai masalah yang butuh pemikiran lebih untuk menyelesaikannya. But according to me, tidak ada masalah kecil kalo kita tidak mau segera menyelesaikan dan tidak ada masalah besar yang tidak bisa diselesaikan. Kita terlalu manja dengan sedikit sentuhan atau mungkin “senggolan” yang diberikan kepada kita sehingga kita lupa bahwa ada jalan disetiap sudut pandang kita.

Ada orang-orang yang tegas terhadap masalah-masalahnya jadi tidak ingin semua menjadi berlarut-larut dan bertambah kusut. Namun, juga ada orang yang begitu bersantai-santainya atau mungkin malah takut untuk menghadapi masalahnya dan membiarkannya menjadi gulma yang mengganggu. Life is choices itself. Kita bisa memilih untuk berlarut-larut atau bergegas memberantasnya.

Saya pernah membaca sebuah cerita bahwa Tuhan kita telah memberi kita modal yang sama dalam hidup. Tinggal kita sendiri yang mau mengembangkan modal itu atau modalnya kita pakai bersenang-senang. Jika masalah itu diiibaratkan seperti garam maka modal garam yang kita terima adalah sama. Suatu saat kita menggarami satu gelas air dengan sepuluh sendok garam, bisa dibayangkan betapa asinnya air tersebut. Tapi coba lah kita menaburkan garam disebuah ember besar berisi penuh air, ternayata rasa asinnya sangat berkurang bahkan hampir tidak terasa.

Begitulah manusia, jika garam adalah takaran masalah kita dan wadah gelas dan ember adalah hati kita maka kita bisa mengatur mau seasin apa hidup kita. Kalau mau hidup kita asin ya berarti bukalah hati kita sebesar tabung gelas, tapi jika ingin hidup kita tidak asin bukalah hati selebar-lebarnya. Hati yang lapang menjauhkan kita dari benih-benih dengki, mengaburkan kita dari masalah-masalah, dan menenangkan disetiap tingkah laku kita.

Orang tidak berharap untuk bermasalah namun justru masalah ini adalah garam hidup kita agar hidup kita tidak selamanya tawar.

Categories: Nyastra | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: