Letter for My Valentine

Dear you,

Hari ini 14 Februari. Kata orang ini hari Valentine. Entah darimana asalnya, cukup tahu bahwa hari ini semua orang mennyampaikan sayangnya. Hari ini selasa, banyak yang bilang bahwa Valentine hari selasa adalah sebuah hari yang romantis. Cukup siap bahwa diriku yakin menyayangimu.

Terimakasih sudah menjadi bagian dalam keseharianku. Menjadi orang yang mengirimkan sms di pagi hari. Mengingatkan untuk makan saat sianh. Dan mengantar tidur ketika malam. Apakah cintamu hanya sebatas itu?

Hari ini hari Valentine. Sepertinya berasala dari Roma, Italia. Orang menganggapnya sakral, memperingati meninggalnya Valentin yang menyatakan cinta terlarangnya kepada Ratu. Ku harap cintaku tak pernah terlarang walau ku tahu benar kau juga tak pernah melarang. Dulu aku ragu pada cinta. Padanya aku tak pernah berlutut takluk. Bagiku, cinta tak lebih dari membuang waktu. Bukannya aku sibuk, tapi lebih banyak hal berguna yang ku pikir cinta tak mampu menyelesaikannya. Padamu, cinta berubah pandangannya. Padamu, kunobatkan cinta sebagai penawar sakit.

Sakit karena hampa tak pernah terisi cinta. Jika hari ini setiap hari, tentu tak akan menjadi spesial untuk kunyatakan cinta dan sayang. Beruntung valentine hanya sekali dalam setahun, sehingga sisa 364 hari lainnya kunyatakan sayang tanpa embel perayaan valentine. Aku mencintai dan menyanyangimu dengan atau tanpa valentine.

Hari ini banyak orang membeli mawar merah. Untuk ungkapkan sayang ujarnya. Satu mawar, sepuluh atau seratus kurasa tak kan menandingi cintaku padamu. Semerah-merahnya mawar, lebih merah cintaku padamu, dear you. Dia merah, bergairah, mebuncah memupuk rasa.

Hari ini valentine. Ditaburi coklat yang rasanya manis. Semanis hidup berdua dengan dirimu. Tahukah kamu bahwa coklat ini sepekat cintamu kepadaku. Coklat, pekat, lekat dihatiku. Terimakasih untuk sebungkus coklat yang kau berikan.

Dear you, Valentine ini apa yang kamu inginkan? Setangkai mawar atau sebungkus coklat? Yang pasti sebilah hati siap untuk kau terjang mengarung jeram cinta kita. I love you more than valentine can do.

Categories: Nyastra | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: