It’s Mangrove

Tio yakin banget dintara kamu yang baca tulisan ini pasti pernah ke pantai kan? Apa yang bisa kamu lihat di pantai selian air laut, ombak, pasir putih, kerang, dan pohon kelapa? Mungkin kita ga sadar bahwa ada satu komponen dari daerah pantai yang Cuma kita dengar namanya tapi ga tahu seperti apa bentuknya. Yes, it’s mangrove.

Hutan mangrove atau hutan bakau adalah koloni tanaman yang biasanya terdapat di daerah garis pantai. Tumbuh diatas daerah rawa-rawa berair yang juga dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Tanaman bakau ini bisa tumbuh subur di tanah yang berlumpur dan menyimpan banyak organkj di dalamnya.

Ekosistem bakau ini bersifat khas lho. Tidak semua tanaman bisa tumbu di sini. Bayangin aja, daerah yang tergenang sama air laut yang asin pasti mengandung banyak banget mineral. Tapi tidak semua mineral itu juga baik buat tanaman. Sehingga yang memang banyak tumbuh adalah tanaman bakau. Oiya, tanaman bakau itu beda lho ya dengan tembakau bahan dasar rokok.

Sebagai negara yang terletak dikawasan tropis kita boleh cukup berbangga karena luas hutan bakau di Indonesia ini merupakan yang terluas di dunia dengan luas sekitar hingga 4 juta hektare, mengalahkan Brazil dan Australia. It’s awesome, isn’t it? Ga sadar kan kalau tanaman bakau sampei sebegitunya.

Populasi ini terdapat hampir di seluruh wilayah Indonesia. Sumatera bagian timur, kalimantan, jawa bagian utara, dan daerah barat daya Papua. Sebenarnya apa fungsinya banyak hutan bakau?

Mengutip dari salah satu berita di Antara News nih yang menyebutkan bahwa mangrove ini banyak sekali manfaatnya. Pernah denger tentang abrasi atau pengikisan tanah oleh air laut? Nah, hutan bakau ini bisa lho mencegah terjadinya abrasi. No wonder, karena ekosistem yang terdapat di pinggiran laut ini pasti bisa menahan gelombang atau ombak laut yang mengikis tanah.

Terus ada satu lagi manfaat mangorve yang super luar biasa. Ekosistem mangrove yang ditanam secara kontinyu bisa menyerap emisi karbon yang terdapat di air maupun udara. Ini tentu suatu hal yang menarik mengingat pencemaran karbon terjadi dimana-mana. Bahkan kabar-kabarnya daya serap emisi karbon dari mangrove ini bisa 10 kali lipat dari hutan biasa. Wih…jika tanaman bakau ini dikembangkan dengan baik pasti akan memperbaiki kualitas air dan udara.

Terus, dimana donk kita bisa melihat hutan bakau? Kalau penasaran, simak saja ceritaku berikutnya yang bakalan ngasih tahu dimana tempat kita bisa melihat hutan bakau. Keep go green!!

Categories: Jalan-Jalan | Tags: , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: