Meyakini Tuhan

Meyakini bahwa segala sesuatunya akan berjalan lancar seperti meyakini bahwa sebuah kekuatan besar menyertai setiap langkah kita. Tak peduli seberapa berat beban yang terangkat di pundak atau betapa kasar jalanan yang rusak diterjang hujan, berjlaanlah seperti tidak ada waktu untuk beristirahat.

Bila pagi datang maka segeralah mencari apa yang seharsunya menjadi milikmu seutuhnya. Menjelang siang jangan pernah berpikir sekalipun untuk berhenti ketika matahari sedang kuat-kuatnya menyinari. Saat sore, santailah sejenak, bukan untuk melupakan mimpi tapi untuk berancang-anacng untuk malam pkeat yang mengancam. Dan bila malam sudah pekat, yakinlah semakin dekat surya mengampiri kita.

Apa yang tidak disediakan Tuhan? Jika Dia menciptakan pedih, bahagia akan muncul sesudahnya. Tidak peduli seberapa lelah kau berusaha, manis yang kau terima juga tak kalah lekat dari apa yang kau perbuat. Melebihkan usaha dari orang lain untuk mendapatkan hasil yang lebih.

Kita tidak sendiri atau lebih tepatnya tidak benar-benar sendiri. Jika tak ada teman tentu Tuhan lebih dekat dari urat leher kita. Jika tak ada Tuhan, mampukah kau bernafas saat ini?

Categories: Nyastra | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: