Sekelumit Cerita Seleksi PPAN 2012

Whoops! Finally sempet nulis juga nih. Setelah beberapa minggu berkutat dengan kegiatan di sana-sini, now I’m going to share about my experience attending the selection of Pertukaran Pemuda Antar Negara 2012 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. It was very exciting story! There we go!

Selama Maret kemarin cukup disibukkan dengan persiapan mengikuti PPAN 2012. Dapat info dari website www.pcmijatim.org bahwa akan ada seleksi pertukaran pemuda ke Kanada, Korea, Malaysia, Australia dan Kapal Pemuda ASEAN. Setelah dua tahun gagal terus mau ikutan, akhirnya tahun ini berani juga ikutan seleksi. Ada beberapa tahapan di seleksinya.

Pertama, seleksi administrasi. Kita diminta untuk mengunduh formulir dan persyaratan kelengkapan dokumen. Tidak terlalu sulit sih, karena kita hanya diminta untuk mengisi formulir secara lengkap dan menyertakan beberap dokumen penunjang lainnya. Dan yang penting adalah tugas esai Bahasa Inggris sebanyak dua halaman menjawab pertanyaan yang diberikan. Tes pertama lolos lanjut ke seleksi berikutnya.

Kedua, written test yang dilaksanakan di Kampus B Unair. Amazing rasanya melihat 400 peserta dari seluruh Jawa Timur yang  berlomba untuk mendapatkan kursi menjadi kandidat PPAN tahun ini. Dari 647 peserta tes administrasi diambil 400 orang yang kemudian akan disaring lagi menjadi  48 pemuda (24 pemuda dan 24 pemudi).

Tes tulis berisi 25 soal full berbahasa Inggris. Materinya meliputi matematika dasar, error analysis, dan pengetahuan umum. Untuk mengerjakan soal tadi, kita hanya diberikan waktu 60 menit saja. Wah…ga kebayang dari 400 orang ini akan segera dikerucutkan menjadi 48 orang saja.

Berselang satu setengah jam diumumkan 48 pemuda yang beruntung untuk mencoba mengikuti tes interview. Saya menjadi salah satunya. Seketika rasa gugup yang dari pagi melanda hilang namun kembali mempersiapkan tes yang lebih berat lagi, wawancara.

Ada empat pos di tes tahap ini. Sebelumnya kita dibagi dalam beberapa kelompok yang masing terdiri dari empat peserta. Teman sekelompok saya ada Huluq, Yus, dan Mustofa. Pos pertama yang saya datangi adalah pos psikologi dimana pertanyaan seputar diri kita sendiri. Kemudian pos Bahasa Inggris untuk mengetahui kemampuan verbal Inggris kita. Berlanjut ke pos komunikasi agar panitia tahu bagaimana kemampuan interpersonal kita. Terakhir adalah tes bakat dan kesenian. Masing-masing pos berdurasi lima menit.

Ada cerita yang menurut saya cukup maksa. Di tes ini saya menyiapkan sebuah tarian krido retno yang pernah saya bawa ke Palembang beberapa bulan lalu. Penguji tidak puas, dia menyuruh saya memperlihatkan kemampuan lainnya, menjadi wayang orang. Hmm…kemudian saya berperan menjadi Ken Arok. Hehehe. Masih tidak puas, saya disuruh menyanyi. Gosh, help me please!

Rasa gugup datang lagi sesaat setelah tes. Sambil menunggu pengumuman saya berbincang dengan peserta-peserta lain. Dari banyak latar belakang kuliah, pendidikan, dan kemmapuan yang luar biasa. Saya hanya berharap, masukkan saya menjadi 20 besar pemuda yang mengikuti tes karantina.

Allah menjawab doa saya. Saya lolos ke tahap berikutnya bersama sembilan belas pemuda dan pemudi lainnya. Satu hal yang membuat shock, karantina akan dilaksanakan hari itu juga tepat jam 7 malam di Gedung BPNFI Surabaya. Saya pacu motor sekencang-kencangnya mengambil perlengkapan!

nSaya karantina. Tunggu saja, di catata berikutnya akan saya ceritakan pengalam karantina express yang tak kan mungkin bisa saya lupakan.

Categories: Campur-Campur | Tags: , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: