Wortel Telur dan Kopi

Siapa yang tidak suka tantangan? Atau mungkin siapa yang belum pernah bertemu dengan tantangan? Saya yakin dari kita pernah ditantang oleh Allah dalam bentuk-bentuk ujian yang Dia sukai. Ujian itu kadang dalam bentuk anugerah yang tiada bisa kira atau bisa saja beurbah musibah yang nyaris tidak bisa diselesaikan.

People change everyday. Ada diantara kita yang menjadi pribadi lemah namun ketika dihadapkan sebuah masalah kita menjadi pribadi yang keras dan kaku. Sedang pribadi yang kaku saat ditempa masalah malah menjadi lemah dan rapuh. Mana yang kamu?

Coba kita tengok wortel, telur, dan kopi. Ambil saja jika itu kamu butuhkan! Kita akan sedikit bermain dengan ketiga benda ini. Wortel adalah sesuatu yang keras. Sesuatu yang tidak mudah patah ketika dijatuhkan. Lalu, cobalah merebusnya. Rebus dalam air yang semakin mendidih. Apa jadinya? Ya, wortel menjadi lembek dan mudah dipatahkan. Padahal itu baru direbus air mendidih.

Ambil telur ayam tadi! Masukkan telur ke panci yang sama berisi air mendidih. Telur yang tadinya mudah pecah sebelum direbus, setelah direbus malah tidak pecah ketika jatuh. Cangkangnya mengeras dan menjadi padat isinya. Ada apa? Ya itulah sifat dasar telur ayam.

Sekarang kita mencoba dengan bubuk kopi. Bubuk kopi dijatuhkan ya tidak terjadi apa-apa sebab dia berbentuk serbuk. Tapi cobalah rebus kopi tadi dalam panci air panas. Apa yang kita rasakan? Wangi bukan? Coba semakin panaskan airnya, tentunya kopi akan menjadi semakin wangi. Semakin nikmat untuk diminum.

Tiga hal tadi mengajarkan bahwa ada orang-orang yang berubah sifatnya saat dia diberikan masalah – rebusan air panas – namun malah ada yang semakin menguatkan sifatnya. Wortel yang tadinya keras menjadi sangat lembek. Telur yang tadinya rapuh malah menjadi benda yang keras. Sedang kopi malah semakin wangi baunya.

Sama seperti manusia, apakah kita akan mengubah sifat kita karena tantangan yang kita kerjakan? Atau seharusnya malah menjadikan sifat kita semakin kuat saja? Yang pasti tidak selayaknya masalah malah menurunkan kualitas hidup kita. We live our live now for better tommorrow.

So, mau jadi wortel, telur, atau kopi itu ada di tangan kita sendiri.

Categories: Campur-Campur | 1 Comment

Post navigation

One thought on “Wortel Telur dan Kopi

  1. Gendhis

    Aku pernah baca di blog mastermind indigo tentang kopi, wortel dan telur. Hehehee… keep posting.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: