Pilihan Transportasi Antar Kota di Jepang (Tokyo-Kyoto)

mp_japan

Willer Express

Terkadang sebagai budget traveler, ingin rasanya menikmati setiap sudut negara yang dikunjungi. Apalagi jika setiap kota di negara yang dikunjungi menawarkan suasana dan nuansa yang jauh berbeda. Seperti Jepang misalnya yang memiliki keunikan di setiap prefektur dan kotanya. Tokyo, ibu kota Jepang, yang super modern dan padat. Kyoto yang tenang dan menyimpan banyak kenangan-kenangan Jepang di masa lampau. Atau Osaka yang terkenal dengan “Kani”alias kepiting dan “Glico Man”. Berikut ini adalah beberapa alternatif transportasi yang bisa digunakan untuk berpindah kota, terutama bagi traveler yang ingin pergi ke Kyoto dari Tokyo dan sebaliknya.

  1. Bus

 

SONY DSC

JR Kanto Bus (cource: wikimedia)

Tokyo – Kyoto yang berjarak kurang lebih 500 kilometer dapat ditempuh menggunakan bus selama tujuh jam dengan istirahat satu jam. Setidaknya ada dua operator bus yang terkenal menyediakan layanan bus antar kota yaitu JR Kanto Bus dan Willer Express. Seperti perusahaan JR yang lain, JR Kanto Bus merupakan bus yang dioperasikan oleh perusahaan JR yang juga menyediakan layanan kereta api. Sedangkan Willer Express merupakan perusahaan swasta yang melayani bus ke berbagai kota di Jepang. Meskipun perusahaan swasta, Willer Express menawarkan harga yang bersaing dengan JR Kanto bahkan beberapa tujuan bus jadi lebih murah. Hanya saja jangkauannya belum seluas JR Kanto. Tetapi tak perlu khawatir karena bus tersebut sebenarnya sudah menjangkau kota-kota penting seperti Tokyo, Kyoto, Osaka, Kobe, Nagoya, dan sebagainya.

 

Di Kyoto, tiket JR Kanto dapat dibeli di Bus Ticket Center yang terletak persis di depan Stasiun Kyoto. Jangkauannya memang sangat luas sekali hampir di seluruh kota di Jepang. Harga tiket bus sekali jalan dari Kyoto ke Tokyo mulai dari 5000 yen atau sekitar Rp 565.000. Kelebihan naik bus ini adalah lokasi keberangkatan dan kedatangan yang terletak di stasiun besar seperti Kyoto dan Tokyo Station. Sedangkan Willer Express tidak selalu berangkat dan berhenti di stasiun besar, biasanya ada beberapa check point keberangkatan dan kedatangan. Dalam beberapa kondisi, tiket Willer Express lebih murah dibanding JR. Seperti pengalaman Saya waktu itu mendapatkan harga tiket hanya sebesar 2800 yen sekali jalan dari Kyoto ke Tokyo, dan perjalanan kembali ke Kyoto seharga 5300 yen. Bus yang membawa Saya ke Kyoto berangkat dari Shinjuku Sumitomo Building 1, dari stasiun Metro Shinjuku, keluar pintu exit 2 kemudian belok kanan sampai pertigaan. Gedung keberangkatan terletak di pertigaan tersebut.

Karena lokasi keberangkatan yang berragam, terminal Willer Express tidak seperti terminal bus pada umumnya. Biasanya hanya seperti halte biasa dimana akan ada petugas yang mendata. Tapi, karena Saya naik dari Shinjuku (新宿区) yang merupakan kantor utama Willer maka lokasi keberangkatannya lebih besar dan terdapat ruang tunggu di dalamnya. Lumayan untuk menghangatkan diri dini hari di musim dingin. Pembelian tiket bus bisa dilakukan secara online di laman resmi Willer dengan pembayaran menggunakan kartu kredit. Tips jika tidak memiliki kartu kredit, pembelian tiket bisa dilakukan pada saat sudah tiba di Jepang. Pembayaran dapat dilakukan melalui konbini (コンビニ店) atau minimarket seperti Lawson dan 7-Eleven. Di Lawson misalnya ada mesin LOPPI untuk melakukan pembayaran tiket. Meskipun mesin tersebut hanya memiliki tampilan dalam Bahasa Jepang, calon penumpang bisa meminta bantuan petugas konbini. Mudah kok, tidak sampai lima menit juga selesai urusan beli tiket bus Willer.

  1. 18-Kippu (十八―きっぷ)

18-kippu mungkin bisa dijadikan alternatif untuk pejalan yang berrencana untuk mengunjungi beberapa kota di Jepang dalam satu kunjungan. 18-kippu merupakan paket tiket seharga 11.350 yen yang dapat digunakan untuk naik kereta JR tanpa batas dengan beberapa syarat tertentu. Pertama, 1 tiket dapat digunakan oleh 1 orang selama lima hari perjalanan menggunakan kereta tanpa batas dan tidak harus berurutan hari, asal masih dalam masa berlaku tiket. Kedua, penumpang boleh naik kereta apapun yang dioperasikan oleh JR kecuali Shinkansen. Tiket ini mirip dengan unlimited pass yang dijual di Indonesia, bedanya tiket ini tidak hanya untuk wisatawan asing tetapi juga untuk warga Jepang. Tiket ini akan sangat berguna jika dalam rencana perjalanan akan menuju banyak tempat dan kota. Contoh pemakaian tiketnya sebagai berikut:

seishun-juhachi-kippu-1

18-Kippu (source:japan guide)

Hari 1: Tokyo – Shizuoka (JR East – JR Central)

Hari 2: Shizuoka – Nagoya (JR Central)

Hari 3: Nagoya –Kyoto (JR Central – JR West)

Hari 4 : Kyoto – Osaka (JR West)

Hari 5 : Osaka – Hiroshima (JR West)

Catatan: rute yang diambil bebas tergantung tujuan dan tidak harus dilakukan lima hari berturut. Dengan menggunakan tiket ini tentu pejalan dapat menghemat anggaran hingga lebih dari 10.000 yen.

Selain itu, paketan tiket 18-kippu dapat digunakan lebih dari satu penumpang dengan syarat pula tentunya. Pertama, tiket dapat dipakai hingga lima orang sekaligus dengan catatan kelimanya berpergian secara bersamaan dan satu tujuan. Kedua, tiket yang dipakai berlima hanya berlaku pada satu hari yang sama dengan tujuan kemana pun dan sejauh apapun. Misalnya dari Osaka-Tokyo menggunakan satu paket 18-kippu bersamaan lima orang yang pergi dalam hari dan waktu yang sama. Tiket kereta Osaka-Tokyo yang seharusnya sebesar kurang lebih 12.000 yen sekali jalan perorang, dengan 18-kippu maka tiket seharga 11.350 dapat dibagi menjadi lima. Sehingga satu penumpang cukup membayar 2400 yen saja.

Tips, lima hari – one day unlimited ride 18-kippu memungkinkan penumpang untuk mengambil kereta terpagi dan terakhir pada hari yang sama. Penumpang boleh saja berhenti dulu di tengah-tengah perjalan selama beberapa jam sebelum melanjutkan naik kereta ke tujuan utama. Misal, dari Kyoto-Tokyo berangkat paling pagi, kemudian singgah sebentar di Nagoya dan melanjutkan perjalan Nagoya-Tokyo akan tetap dihitung satu hari perjalanan. Kedua, untuk memudahkan perjalan gunakan hyperdia untuk mengecek jadwal keberangkatan, jalur kereta yang dipakai, dan nama kereta yang akan ditumpangi.  Ketiga, siapkan energi ekstra karena tidak disemua kereta yang akan dinaiki ada jaminan mendapatkan tempat duduk. Paket tiket 18-kippu tidak dijual sepanjang tahun tetapi hanya pada waktu-waktu tertentu. Tiket bisa dibeli pada saat libur musim semi (Maret-April), libur musim panas (Juli-Agustus), dan libur musim dingin atau tahun baru (Desember-Januari).

Pengalaman Saya naik kereta dari Kyoto-Tokyo menggunakan 18-kippu bersama teman-teman, perjalanan memakan waktu hingga 9 jam dengan rincian transit dan nama kereta seperti di gambar di bawah ini. cukup melelahkan memang harus berganti-ganti kereta hingga enam kali untuk tiba di tujuan akhir. Tapi menyenangkan sekali karena saat perjalanan dari Shizuoka ke Atami dapat melihat puncak Fujiyama yang kala itu sudah mulai tertutup salju.

  1. Shinkansen

 

b-shinkansen-a-20141220

Shinkansen Nozomi (source: wikimedia)

Cara ketiga yang paling modern, cepat, dan mahal adalah naik kereta super cepat Jepang alias Shinkansen. Shinkansen yang beroperasi melayani rute Tokyo-Kyoto adalah Shinkansen Nozomi dan Hikari. Dengan Shinkansen, perjalanan yang semula mencapai tujuh hingga delapan jam bisa dipangkas habis menjadi 2,5 jam saja. Tentunya, tiket yang ditawarkan pun tidak murah mengingat fasilitas dan kenyamanan selama perjalanan. Tiket sekali jalan menggunakan Shinkansen untuk rute Kyoto-Tokyo dipatok dengan harga 8000-an yen untuk harga tiketnya, dan mulai 4000-an yen untuk harga kursinya. Tiket dapat dibayar melalui konter JR Shinkansen yang ada di stasiun, sedangkan biaya kursi dibayar pada saat penumpang telah berada di atas kereta. Jadi total yang harus dibayar kurang lebih 12.500-14.000 yen sekali jalan. Di beberapa kota, Shinkansen memiliki stasiun sendiriyang ditandai dengan awalan “Shin” untuk menandakan stasiunnya,  misalnya di Osaka (Prefektur Osaka) ada stasiun Shin-Osaka serta Shin-Kobe di Kobe (Prefektur Kobe).

Sebenarnya ada satu cara lagi yang dapat menjadi alternatif perjalanan antar prefektur yaitu menggunakan pesawat domestik. Kadang, harga tiket pesawat  dijual lebih murah dibandingkan naik Shinkansen atau bus. Namun, jika selisih antara pesawat dan Shinkansen tidak terlalu jauh, Saya sarankan naik Shinkansen saja. Selain lebih mudah menjangkau stasiun daripada bandara, naik Shinkansen bisa jadi lebih cepat daripada naik pesawat. Hal ini karena penumpang Shinkansen tidak perlu melakukan proses check in, waiting, dan boarding yang memakan waktu hingga dua jam itu pun belum termasuk durasi penerbangannya.

Nah, itu tadi catatan mengenai alternatif transportasi yang dapat dipilih untuk para pejalan yang sedang merrencanakan untuk berkunjung ke Jepang. Semoga informasi ini dapat membantu ya! (okehore).

Categories: Jalan-Jalan, Jepang | Tags: , , , , , , , , , , , | 3 Comments

Post navigation

3 thoughts on “Pilihan Transportasi Antar Kota di Jepang (Tokyo-Kyoto)

  1. Miliya

    Dear Mas Tio,

    Mau tanya kalau naik bus willer itu misalkan rutenya dr tokyo disneyland ke tokyo toer lalu ke kyoto. Boleh nga saya naiknya dr tokyo tower? Atau harus dr Tokyo disneyland?

    Thxs a lot

    Regards,

    Miliya

    • Halo Mbak Miliya,
      Saya kurang tahu bisa atau engga. Tapi seingat saya sebelum naik bus akan ada proses cek in dan kesesuaian dengan identitas. Sebaiknya tetap naik dari tempat yang tertera di tiket. Walaupun nantinya lewat Tokyo Tower,belum tentu itu adalah bus yang bernomer sama dengan tiket yang sudah dibeli. Atau lebih baik ganti saja tujuan awalnya.
      Happy Traveling!

      #okehore

  2. Pingback: Jalan-Jalan ke Tokyo yang tak Terduga saat Tahun Baru | TIOLOGY

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: