Panduan Transportasi Keliling Tokyo untuk Backpacker

routemap_cn

Peta Transportasi Tokyo (source: haneda-access)

Tokyo memang terkenal dengan rute transportasi yang kompleks dan sangat padat. Meskipun pertama kali membaca rute peta membuat kepala pusing dan bingung, tidak sulit kok  untuk menggunakan transportasi umum baik itu bus, kereta, dan  subway di Tokyo. Apalagi sebagai seorang budget traveler penting sekali mensiasati biaya transportasi yang cukup menguras kantong selama keliling di salah kota paling mahal di dunia ini.

 

Pada dasarnya sistem transportasi kereta di Tokyo terdiri dari beberapa jalur tergantung penyedia jasanya. Penyedia jasa jalur kereta antara lain JR-Line, Subway, Tokyo Monorail, JR Yamanote, dan Rinkai Line. Tidak perlu pusing menghafal semua jalur yang ada karena hanya dengan beberapa jalur saja traveler sudah bisa puas keliling Tokyo. Jalur-jalur kereta ini pun menawarkan banyak paket tiket menarik untuk para wisatawan yang harganya lebih murah dan mudah.  Kali ini Saya akan membahas pilihan transportasi umum sesuai dengan pengalaman Saya berkunjung ke Tokyo beberapa waktu lalu.

  1. Tokyo Metro Line (東京メトロ)
index_img_02

One Day Metro Pass

Sewaktu berkunjung ke Tokyo, moda transportasi ini adalah yang paling sering saya pakai. Selain memiliki jumlah yang line yang cukup banyak, Tokyo Metro menyediakan One Day Pass  Ticket seharga 600 yen yang bisa digunakan untuk naik semua jalur Metro. Tokyo Metro merupakan subway (地下鉄) yang terdiri dari sembilan jalur dimana masing-masing jalur disimbolkan dengan warna tertentu untuk memudahkan membaca peta. Menurut Saya, dengan harga tiket unlimited yang murah sangat membantu untuk menjangkau hampir semua tujuan utama wisata. Tiket yang dibeli bisa membawa penumpang ke Shibuya, Shinjuku, Asakusa, Ueno, Harajuku, Akihabara, dan masih banyak tempat lainnya.

 

One Day Pass  Ticket dapat dibeli di mesin tiket yang ada di setiap stasiun. Mesin tersebut menyediakan layanan bahasa Inggris sehingga sangat membantu mereka yang sama sekali tidak bisa membaca tulisan kanji. Setelah mendapatkan tiket, penumpang bisa langsung masuk ke dalam peron melalui pintu otomatis yang ada. Masukkan tiket pintu masuk, dan tunggu tiketnya keluar lagi dari mesin di sisi ujungnya. Mesin akan secara otomatis melubangi tiket yang akan berlaku selama satu hari hingga pukul 24.00. Lakukan hal yang sama saat keluar dari peron dengan memasukkan tiket ke mesin dan mengambilnya lagi saat tiket keluar.

Cara memahami peta Metro Line mudah saja. Pilih lokasi keberangkatan kereta terdekat, tunjuk tujuan, dan urutkan warna jalur yang ada di stasiun keberangkatan hingga tiba di stasiun tujuan. Beberapa tujuan mungkin akan meminta kita untuk transit di stasiun tertentu. Jika harus transit, maka pastikan turun di stasiun transit yang ditunjukkan dengan beberapa warna yang disusun berdempetan.

Contoh dari Asakusa ke Shibuya:

Ini adalah rute termudah karena penumpang tidak perlu pindah kereta selama perjalanan. Cukup naik Ginza Line (warna oranye) dari stasiun Metro Asakusa (浅草メトロ駅) dan turun di stasiun Shibuya (渋谷駅) yang merupakan stasiun paling ujung. Waktu tempuhnya kurang lebih 30 menit. Di antara Asakusa dan Shibuya, kereta akan melewati beberapa stasiun penting seperti Ueno (上野) bagi yang ingin mengunjungi Ueno Park (上野公園), Ginza (銀座) pusat perbelanjaan barang mewah atau hendak transit menuju Shinjuku (新宿), dan Omote-sando (表三度) bagi yang ingin transit ke Meiji-Jingu Shrine (明治神宮).

Asakusa – Shibuya à Ginza Line (warna oranye) tanpa transit

Asakusa – Ueno à Ginza Line

Asakusa – Shinjuku à Ginza Line, transit Ginza, pindah ke Marunouchi Line (warna merah), turun Shinjuku.

Asakusa – Meiji Jingu à Ginza Line, transit di Omote-Sando, pindah ke Chiyoda Line (warna hijau), turun Meiji Jingu Mae (明治神宮前).

Shibuya – Akihabara à Ginza Line, transit di Ginza, pindah ke Hibiya Line (warna abu-abu), turun di Akihabara (秋葉原)

index_img_021

Nomor Stasiun Subway

Perlu diingat bahwa tiket terusan 600 yen hanya berlaku untuk sembilan jalur Metro. Jika ingin ke tujuan lain seperti Roponggi atau Odaiba dibutuhkan tiket dengan biaya tambahan yang bisa dibayarkan di stasiun transit menggunakan mesin fare adjustment.

Jalur, nama, dan nomor stasiun dapat dikenali dengan mudah dengan simbol warna-tulisan yang ada di setiap stasiun. Warna lingkaran menunjukkan nama jalur (Ginza, Chiyoda, Hibiya, Marunouchi, dsb) masing-masing. Huruf menunjukkan singkatan nama jalur seperti G untuk Ginza, H untuk Hibiya, C untuk Chiyoda, dsb. Dan angka menunjukkan nomor stasiun, misalnya G-01, artinya jalur Ginza stasiun 01, Shibuya Station.

  1. JR Yamanote Line

Alternatif kedua yang sering digunakan adalah JR Yamanote Line. Jalur ini juga disebut dengan Yamanote Loop karena lintasannya yang berbentuk lingkaran yang menghubungankan dari stasiun pertama ke stasiun terakhir. Yamanote menghubungakan hampir semua kota/distrik/ward (区) di area Metropolitan Tokyo. Sama seperti Metro Line, kereta ini juga menyediakan one day pass  ticket yang memberikan kebebasan untuk naik kereta sehari penuh. Harga tiket terusan dijual seharga 750 yen yang berlaku sampai pukul 24.00 di hari yang sama penumpang membeli tiket.

yamanote-line-map

Rute JR Yamanote

Jenis kereta yang dipakai untuk Yamanote line adalah jenis kereta atas tanah (電車), sehingga tidak memiliki pintu masuk dan keluar yang banyak serta jaringan yang rumit seperti subway. Stasiunnya pun relatif terletak lebih dekat ke tujuan-tujuan penting seperti Stasiun Tokyo (東京駅), Ueno, Shibuya, Shinjuku, Harajuku, dan Ikebukuro. Kelebihan lain naik kereta ini adalah jalurnya yang sederhan jadi penumpang tidak perlu repot-repot transit atau berpindah kereta. Jalurnya yang melingkar juga menguntungkan penumpang yang masih buta arah di Tokyo. Jika terlewat stasiun tujuan, maka cukup duduk saja di dalam kereta sampai kembali ke stasiun tujuan awal. Atau pilihan lainnya, turun di stasiun terdekat dan ambil kereta dari arah yang berlawanan. Selain itu, jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta yang cukup sering antara 2-4 menit sekali, membuat Yamanote Line menjadi pilihan yang tepat bagi traveler yang memiliki waktu terbatas untuk mengeksplorasi Tokyo.

  1. Toei Line

Toei Line sama seperti Metro Line, jenis subway  yang dioperasikan oleh JR. Meskipun dioperasikan oleh dua perusahaan yang berbeda, satu single ticket yang dibeli dapat digunakan untuk semua jalur subway. Jika sudah membeli tiket terusan Metro Line, maka penumpang akan dikenakan biaya tambahan saat transit ke Toei Line.

tokyo_rail_03_4

Mesin Tiket di Stasiun Subway

Toei Line hanya melayani empat rute yaitu Asakusa, Mita, Shinjuku dan Oedo. Saya sendiri hanya pernah beberaa kali menggunakan Toei Line saat akan menuju Roponggi Hills (Stasiun Ropponggi, jalur Oedo), dan pada saat menuju Tokyo Tower (Stasiun Akabanebashi, jalur Oedo). Penumpang bisa juga membeli tiket terusan antara Metro Line dan Toei Line seharga 1.300 yen. Dengan harga itu, tiket bisa digunakan di semua jalur subway yang berjumlah 13 jalur dan warna. Tentunya, ini bukan pilihan yang mahal mengingat manfaatnya yang besar.

Cara membeli tiket, cara naik kereta, transit, dan selebihnya sama persis dengan Metro Line. Tidak ada yang sulit kok asal jangan dibaca semua rute yang ada di peta. Pilih saja lokasi-lokasi yang ingin dikunjungi lebih dulu dan tentukan naik apa melalui hyperdia, dan pastikan jalur keretanya di peta untuk membaca jalur dan melihat warnanya. Dengan begini, jalan-jalan ke Tokyo yang katanya mahal itu pun, dapat teratasi dengan memilih transportasi yang terjangkau dengan kantong budget traveler. (okehore).

Categories: Jalan-Jalan, Jepang | Tags: , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

Post navigation

One thought on “Panduan Transportasi Keliling Tokyo untuk Backpacker

  1. Pingback: Jalan-Jalan ke Tokyo yang tak Terduga saat Tahun Baru | TIOLOGY

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: