Review Menggunakan Grammarly Premium, Fitur Lengkap untuk Penulis Segala Level

grammarly_logo-1024x241Saya mengenal Grammarly sekitar akhir 2016 saat baru saja diterima bekerja di Kantor Urusan Internasional. Dituntut melakukan korespondensi dan melakukan aktivitas berbahasa Inggris, waktu itu saya menyadari bahwa fungsi Grammarly sangat relevan untuk mengecek kesalahan ketik (typo) dan memperbaiki tata bahasa (grammar). Namun, menurut Saya aplikasi ini bisa mengerjakan sesuatu yang lebih dari itu, apalagi untuk saya yang sering kali menulis laporan dan tugas kuliah. Melalui tulisan ini, saya ingin berbagi pengalaman menggunakan fitur Grammarly Premium.

Siapa sih yang butuh Grammarly?

Well, I must say that everyone who writes English needs it. Secara spesifik, aplikasi ini ditujukan kepada mahasiswa atau orang-orang yang bekerja di dunia akademik dan punya kewajiban menulis dalam Bahasa Inggris. Aplikasi ini juga berguna bagi mereka yang bekerja di industri kreatif, yang mengharuskan membuat publisitas dalam Bahasa Inggris, termasuk juga pegawai kantoran yang punya tugas melakukan komunikasi dengan orang asing. It’s really helpful.

Grammarly bisa menerjemahkan dan menulis dokumen Bahasa Inggris?

Nope, it’s not Google Translate nor script-writer. Grammarly bekerja untuk mengoreksi tulisan yang sudah saya buat terlebih dahulu dan menganalisis apakah tulisan saya sesuai dengan kaidah penulisan Bahasa Inggris.

 

Jadi, Grammarly bisa otomatis meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris ya?

Tidak secara langsung tetapi lewat aplikasi ini saya jadi belajar banyak hal tentang apa yang boleh dan tidak boleh; yang kurang tepat dan yang lebih tepat, serta beragam variasi tata Bahasa. Menurut saya, Grammarly ini bisa dipakai dari levelpemula hingga level ahli sekaligus. Untuk level pemula mungkin hanya tata Bahasa dasar yang akan dikoreksi, dengan catatan orang itu memiliki pengetahuan dasar menulis kalimat berbahasa Inggris.

Berbeda dengan Grammarly for free yang hanya menyediakan fitur cek grammar dasar dan spelling (salah ketik), Grammarly premium dapat melakukan lebih banyak hal dari itu. Setidaknya ada Sembilan fitur yang dapat dinikmati untuk membetulkan tulisan yang dimasukkan ke dalam aplikasi. Jika fitur free memberikan batasan koreksi dokumen sebanyak 500 kata, versi premium dapat mengoreksi dokumen utuh sekaligus dalam format *doc.

Spelling

Melakukan cek kesalahan ketik.

Grammar

Melakukan koreksi tata Bahasa dan struktur kalimat seperti interested within, I could spent spend, six month(s), dan sebagainya.

Punctuation

Menghilangkan tanda baca yang tidak perlu atau menambahkan tanda baca yang seharusnya ada.

Fluency

Memberikan padanan kata yang lebih cocok dengan konteks kalimat seperti mengganti kata total dengan whole, entire, atau complete.

Conventions

Melakukan cek dialek, seperti kesalahan koma tanpa spasi, huruf kapital yang benar, dan sebagainya.

Formality

Hal ini tergantung dengan gaya tulisan yang ingin diusung apakah formal, semi-formal, dan tidak formal. Misal penulisan couple weeksyang seharusnya couple of weeks.

Conciseness

Fitur yang berfungsi untuk mengoreksi apakah kalimat dalam tulisan sudah ringkas dan tidak redundan(penggunaan kata yang tidak perlu).

Clarity

Berfungsi untuk memudahkan pemahaman orang lain yang membaca tulisan. Dengan kata lain tulisan tersebut terbaca lebih “jernih”.

Vocabulary

Salah satu fitur yang sangat penting bagi saya yang masih kekurangan kosakata dalam menulis. Beberapa contoh seperti mengganti kata very afraid menjadi terrified, very cute menjadi adorable, basically menjadi primarily, dan important menjadi crucial atau notable.

Bagaimana cara menggunakannya?

Screen Shot 2018-08-02 at 10.27.19Tidak perlu keahlian khusus untuk menggunakan Grammarly sebab yang dibutuhkan hanya mengunggah file yang ingin dikoreksi dari drive komputer. Secara otomatis, Grammarly akan memindai dokumen yang diunggah, melakukan pengecekan, dan memberikan informasi hal-hal apa saja yang perlu perhatian untuk dikoreksi. Sebelum melakukan pemindaian, Grammarly akan lebih dahulu memunculkan pop up window yang berisi pertanyaan tentang gol atau sasaran pembaca. Tulisan yang bersifat deskriptif atau eksploratif, formal-informal, dan tulisan bergaya akademik, santai, atau hal-hal teknis. Grammarly akan menyesuaikan struktur dan kosakata yang pas untuk gol tulisan.

Selama proses koreksi, Grammarly menampilkan rank atau nilai tulisan kita dari skala 0-100. Semakin tinggi nilai berarti semakin tulisan yang dikoreksi memiliki kesalahan dan mendekati dengan gol tulisan yang sudah diatur dari awal. Setelah semua dokumen terkoreksi dan mendapatkan nilai 100, Grammarly dapat juga menampilkan ringkasan tulisan dalam bentuk info grafis.

Info grafis ini menyajikan informasi umum mengenai jumlah kata, kata unik (keberagaman kata dalam tulisan keseluruhan), rare words (mengukur kedalaman kata yang jarang dipakai dari 5000 kata umum Bahasa Inggris), rata-rata Panjang kalimat, dan readability score. Readability scorediambil dari Flesch reading-ease-test yang bertujuan mengukur seberapa mudah tulisan dibaca oleh orang lain. Semakin tinggi skor semakin mudah dibaca tetapi untuk tulisan level mahasiswa S2 ke atas, yang lebih akademik. Tulisan yang ditujukan untuk akademisi atau orang yang dengan pendidikan minimalselevel universitasmerekomendasikan untuk memiliki nilai berkisar antara 35-50.

Screen Shot 2018-08-02 at 10.28.23Satu hal lagi fitur paling menarik adalah fitur untuk melakukan apakah tulisan yang diunggah mengandung unsur plagiarisme. Fitur ini sangat penting, terutama untuk gaya tulisan akademik, agar tulisan yang disampaikan terbebas dari unsur plagiat atau salin-tempel yang sangat dilarang dalam dunia penulisan. Grammarly, sekali lagi memindai teks dengan jutaan teks yang ada di database Google. Setelah proses pemindaian selesai, aplikasi akan menampilkan berapa persen teks yang mirip dengan database. Presentasi plagiatyang masih bisa diterima mungkin kurang dari 5%. Jika sudah lebih dari itu maka harus siap-siap untuk melakukan paraphrase kalimat yang ditulis.

Grammarly bukan tanpa nilai minus, setelah memakai beberapa waktu, saya menilai ada beberapa kekurangan atau ketidakcocokkan dengan aplikasi ini.

  • Pada fitur clarity, selalu bentuk tulisan pasif yang saya tulis dikoreksi dan disarankan untuk diubah menjadi bentuk kalimat aktif. Padahal pada jenis tulisan penelitian, saya lebih banyak menggunakan kalimat pasif untuk mengubah fokus kalimat. Alih-alih menulis “I employed a qualitative approach for the study…”,saya menuliskannya “A qualitative approach was employed…”. Kalimat pertama fokus pada saya sebagai peneliti, sedangkan kalimat kedua fokus pada cara atau alat yang dipakai.
  • Grammarly tidak serta merta meningkatkan kemampuan menulis saya. Bagi saya yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL) di level high intermediate, saya merasa apa yang disarankan oleh Grammarly hanya itu-itu saja. Mungkin berbeda dengan pengguna dengan level beginneratau pre-intermediate, dimana saranpenggunaankosakata dan tata Bahasa yang diberikan lebih beragam.
  • Agar penggunaan Grammarly lebih maksimal, sebaiknya teliti satu demi satu mengapa Grammarly mengoreksi sedemikian rupa. Jika tidak, maka pemakai tidak akan merasakan manfaat lebih selain dokumennya terkoreksi. Hal ini penting agar di masa mendatang, pengguna lebih peka dengan gaya penulisannya dan menggunakan saran-saran yang diberikan sebelumnya.
  • Fitur plagiat yang ada di aplikasi hanya mengecek melalui database tulisan yang ada di halaman-halaman website. Saya masih ragu apakah plagiat yang dimaksud bisa untuk melakukan cek pada karya-karya ilmiah terpublikasi dalam jurnal. Selain itu, kadang saya harus melakukan cek bagian mana yang terindikasi plagiat ternyata hanya bagian-bagian tulisan yang bersifat umum seperti; to address this issue, it is important to note,dan sebagainya.

Secara keseluruhan, Grammarly saya rekomendasikan untuk siapa saja yang sedang belajar menulis dengan baik dan benar, termasuk saya. Grammarly premium dapat dilanggan dengan harga $139.95/tahun atau sekitar Rp 2 juta tetapi saya kemarin mendapatkan promo berlangganan sebesar 46% jadi hanya perlu merogoh kocek sebesar $75 saja. Worth it or not? Ya menurut saya sangat worth it mengingat akhir-akhir ini saya harus mengumpulkan banyak tugas kuliah. Meskipun tata Bahasa bukan esensi dari menulis melainkan topik yang dibahas, tidak ada salahnya kan sambil belajar memperbaiki tulisan sendiri agar lebih enak dibaca. Selanjutnya, itu hanya proses saja kok agar kedalaman pembahasan dan tata bahasa yang baik dapat berjalan dengan beriringan. Daripada topik yang bagus tetapi harus berakhir ditolak oleh reviewer hanya karena tata bahasa yang kurang baik?

Advertisements
Categories: Campur-Campur | Tags: | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: